Pinjamkan Si Kecil Perangkat Windows Phone Anda dengan Kid’s Corner

Bagi sebagian banyak orang, perangkat smartphone tidak hanya digunakan oleh dirinya sendiri tetapi juga saling berbagi dengan orang lain. Bayangkan seorang ayah yang meminjamkan perangkat smartphone agar anak-nya dapat bermain game dengan leluasa. Selama ini ada kekhawatiran sang Anak tanpa sengaja mengirimkan email acak ke kerabat Anda, membeli suatu item dan menggunakan kartu kredit atau melakukan hal-hal yang dapat mengubah konfigurasi perangkat Anda.

Bagi Anda yang memiliki perangkat Windows Phone, Anda dapat menggunakan fitur bawaan sistem operasi untuk membatasi hak akses terhadap perangkat Anda, yaitu Kids Corner.

Kid’s Corner memang ditujukan sedemikian rupa sehingga orang tua dapat berbagi perangkat yang sama dengan anak-anaknya. Dengan Kids Corner, orang tua memiliki hak penuh untuk mengatur aplikasi, games, musik dan video apa saja yang dapat digunakan dan dimainkan oleh sang anak.

Untuk mengaktifkan Kids Corner caranya cukup mudah.

  • Buka Aplikasi Settings dan pilih fitur Kid’s Corner
    wp_ss_20140908_0001
  • Atur Konten Video,Aplikasi, Musik dan Game yang diperbolehkan untuk anak Anda. Anda dapat mengatur sebanyak mungkin konten tersebut
    wp_ss_20140908_0004
  • Pilih launch kids’ corner untuk masuk ke tampilan Kid’s Corner
  • Untuk selanjutnya, setiap kali Anda ingin meminjamkan perangkat, bisa dilakukan dengan mengunci layar lalu melakukan gerakan swipeke kanan. Secara otomatis layar Kid’s Corner akan muncul dan perangkat siap digunakan.
    wp_ss_20140908_0005
  • Kids Corner akan berisikan berbagai konten yang sudah anda
    wp_ss_20140908_0006
  • Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Kompas Teka Teki Silang Sudah Tersedia untuk Windows Phone

    wp_ss_20140907_0002wp_ss_20140907_0003wp_ss_20140907_0010

    Harian Kompas beberapa waktu yang lalu telah merilis aplikasi Kompas Teka Teki Silang untuk Windows Phone. Teka Teki Silang Harian Kompas merupakan salah satu seri permainan TTS yang banyak digandrungi oleh kalangan pecinta puzzle. Selama ini, TTS diterbitkan setiap minggu pada harian Kompas dan dikumpulkan menjadi buku dan diterbitkan setiap bulan. Sekarang, Anda dapat memainkannya pada smartphone Windows Phone Anda dan mendapatkan update konten dengan lebih cepat.

    Anda dapat memilih beragam koleksi TTS yang tersedia dan memainkannya kapan dan dimanapun Anda mau. Untuk setiap puzzle, Anda dapat berlomba dengan para pecinta puzzle lainnya untuk mendapatkan skor tertinggi sehingga membuat permainan menjadi lebih menarik.

    wp_ss_20140907_0005wp_ss_20140907_0006wp_ss_20140907_0007

    Fitur utama aplikasi Kompas TTS :

    • Akses Konten Terbaru dan Terpopuler : Dapatkan ratusan puzzle terpopuler dan dapatkan puzzle terbaru setiap minggu.
    • Klasemen Pemain : Anda dapat memilih mode hitung waktu atau tanpa waktu. Pada mode hitung waktu, setiap Anda menyelesaikan satu puzzle maka catatan waktu dan usaha Anda akan disimpan dan dibandingkan dengan pemain yang lain
    • Bantuan : Anda dapat menggunakan dua pilihan bantuan, yaitu bantuan jawaban dan bantuan melalui media sosial. Bantuan jawaban akan memunculkan seluruh jawaban dari pertanyaan puzzle. Bantua media sosial akan menghubungkan Anda dengan rekan-rekan Anda sesama pengguna media sosial
    • Offline Access : Setiap TTS yang sudah diunduh dapat dimainkan tanpa memerlukan koneksi internet.
    • Arsip Teka-Teki Silang : Setiap pemain dapat memperoleh arsip teka-teki silang yang sudah pernah diterbitkan oleh Kompas sebelumnya.

    Kompas TTS tersedia secara gratis dan Anda dapat memperoleh ratusan koleksi permainan TTS secara gratis. Anda juga dapat mendapatkan akses premium dengan mendaftarkan diri ke situs Harian Kompas.

    Download

    wp_logo

    Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Async & Await in Windows Phone

    Aplikasi Windows Phone 8.1 adalah aplikasi dengan antarmuka yang full screen, modern dan responsif. Nilai responsif dicapai dengan memindahkan eksekusi kode sebanyak mungkin diluar UIThread, sehingga setiap waktu UIThread dapat fokus untuk menerima masukan dari pengguna. Windows Phone Runtime mempermudah pemrogram untuk melakukan ini dengan menyediakan banyak API yang asinkronus dan juga memperkenalkan dua operator baru yaitu await dan async yang dapat kita gunakan untuk membuat fungsi-fungsi menjadi asinkronus. Pemrograman asinkronus mulai dikenalkan pada Windows Phone 8.0 dan semakin luas digunakan pada versi 8.1

    Sebagai pemrogram, kita pun wajib untuk cermat melihat di bagian mana saja kode bisa dibangun dengan gaya asinkronus ini. Dengan pemrograman asinkronus maka aplikasi tidak perlu selalu menunggu operasi yang mungkin memakan waktu lama dan tetap membiarkan antarmuka responsif dan dapat menerima masukan dari pengguna. Untuk fungsi yang asinkronus, secara konvensi dinamakan dengan kata kerja dan diakhiri dengan kata “Async”. Hal ini berlaku untuk berbagai fungsi di dalam API Windows Phone Runtime dan kepada pemrogram juga disarankan untuk mengikuti konvensi ini jika membangun fungsi asinkronus di dalam aplikasi. Setiap fungsi yang hendak dipanggil secara asinkronus , ditandai dengan operator async dan ketika fungsi tersebut dipanggil diberikan operator await.

    Untuk memahami penggunaan kedua operator baru tersebut mari kita membuat sebuah program sederhana yang mengimplementasikan mekanisme asinkronus. Silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini :

    1. Jalankan Visual Studio 2013 Anda (selanjutnya disebut Visual Studio)

    2. Pilih File > New Project. Kotak New Project akan muncul. Panel disebelah kiri akan menyediakan pilihan template yang dapat digunakan. Pada panel kiri, klik Installed sehingga akan menampilkan Visual Basic atau Visual C# dan pilih Store Apps, lalu pilih Windows Phone Apps.

    3. Buatlah sebuah proyek Windows Phone Apps dengan template Pivot App baru dan beri nama Program_Async.

    image

    4. Modifikasi berkas XAML PivotPage.xaml. Temukan kontrol ListView dan buat modifikasi seperti berikut ini :

    
                        
                            
                                
                                    
                                    
                                
                            
                        
                    
    

    5. Buka berkas PivotPage.xaml.cs dan buatlah sebuah fungsi bernama GetTitleFeedAsync. Potongan kode ini akan mengambil sejumlah judul feed dari sebuah website. Karena kembalian dari fungsi ini adalah string dan kita mengingikan fungsi ini dieksekusi secara asinkronus maka kita tambahkan operator Async.

    private async Task GetTitleFeedAsync()
            {
             Windows.Web.Syndication.SyndicationClient client = new SyndicationClient();
    
                // Force the SyndicationClient to download the information.
                client.BypassCacheOnRetrieve = true;
    
                Uri feedUri
                    = new Uri("http://windowsteamblog.com/windows/b/windowsexperience/atom.aspx");
                String result = String.Empty;
                try
                {
                    // Call SyndicationClient RetrieveFeedAsync to download the list of blog posts.
                    SyndicationFeed feed = await client.RetrieveFeedAsync(feedUri);
    
                    // The rest of this method executes after await RetrieveFeedAsync completes.
                    ListViewFeed.ItemsSource = feed.Items;
    
                }
                catch (Exception ex)
                {
                    // Log Error.
                    result =
                        "I'm sorry, but I couldn't load the page," +
                        " possibly due to network problems." +
                        "Here's the error message I received: "
                        + ex.ToString();
                }
    
            }

    Operator await

    Perhatikan baris SyndicationFeed feed = await client.RetrieveFeedAsync(feedUri) menggunakan operator await untuk memanggil fungsi asinkronus RetrieveFeedAsync. Bandingkan jika menggunakan blok kode sinkronus misalnya RetrieveFeed ,sehingga kode kita menjadi SyndicationFeed feed = client.RetrieveFeed(feedUri) dibandingkan blok kode yang ditulis sebelumnya. Eksekusi aplikasi akan berhenti hingga RetrieveFeed selesai dieksekusi dan selama aplikasi berhenti maka aplikasi tidak dapat memberikan respon terhadap event yang lain. Penggunaan operator await membuat blok kode tidak terlihat begitu berbeda dengan eksekusi kode sinkronus namun compiler secara otomatis mengeksekusi kode tersebut secara asinkronus.

    6. Fungsi GetFeedAsync kita panggil di dalam fungsi LoadState. LoadState merupakan fungsi standar bawaan dari template. Fungsi ini akan dipanggil setiap kali halaman PivotPage.xaml dituju.

    private async void NavigationHelper_LoadState(object sender, LoadStateEventArgs e)
            {
                // TODO: Create an appropriate data model for your problem domain to replace the sample data
               // var sampleDataGroup = await SampleDataSource.GetGroupAsync("Group-1");
               // this.DefaultViewModel[FirstGroupName] = sampleDataGroup;
    
                await GetFeedAsync();
    
            }

    Tekan F5 dan perhatikan hasilnya.

    image

    Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Rounded Image for Profile Picture

    Akhir-akhir ini saya sering melihat penggunakan rounded image sebagai profile picture dari aplikasi yang berbasiskan pada pengguna. Memang ini sedikit berlawanan dengan panduan desain dari Microsoft, yang cenderung lebih bersifat tile-based. Namun, kadangkala tentu Anda ingin keluar dari pakem dan menghasilkan desain yang berbeda.

    Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan hasil akhir yang sama untuk membuat profile picture menjadi lingkaran. Saya tidak akan membahas-nya dari sisi performa, tapi saya akan berikan contoh bagaimana melakukannya dengan tiga kontrol yang berbeda :

    1. Border
    2. Ellipse
    3. Image

    Hasil akhir dari cara ini kira-kira adalah seperti gambar dibawah :

    image

    Border

    Menggunakan Border untuk mendapatkan rounded image dilakukan dengan memasang Image sebagai background dari border. Setelah itu dilakukan pengaturan properti RadiusX dan RadiusY dari border tersebut.

    
    <Border x:Name="PanelPicture" Grid.Column="2" Margin="0,0,0,12" HorizontalAlignment="Center" Height="75" Width="75" CornerRadius="100" VerticalAlignment="Center">                       <Border.Background>                            <ImageBrush Stretch="UniformToFill" ImageSource="{Binding CurrentUser.profile_picture}"/>                        </Border.Background>                    </Border>
    

    Ellipse

    Ellipse adalah kontrol shape yang berbentuk non-segi atau elipse . Menggunakan Ellipse untuk mendapatkan rounded image dilakukan dengan memasang Image sebagai background dari sebuah ellipse. Setelah itu dilakukan pengaturan tinggi dan lebar dari ellipse yang ingin dihasilkan.

     

    
    <Ellipse Grid.Column="2" Height="80" Width="80">                       <Ellipse.Fill>                            <ImageBrush ImageSource="{Binding CurrentUser.profile_picture}" AlignmentX="Center" AlignmentY="Center" />                        </Ellipse.Fill>                    </Ellipse>
    
     
    

    Image

    Image adalah kontrol standar untuk menampilkan sebuah gambar. Untuk menghasilkan rounded image dapat dilakukan dengan melakukan pengaturan clipping dari kontrol image. Clipping dilakukan dengan mengatur nilai Center, RadiusX dan RadiusY yang dinginkan.

    
     
    
    <Ellipse Grid.Column="2" Height="80" Width="80">                       <Ellipse.Fill>                            <ImageBrush ImageSource="{Binding CurrentUser.profile_picture}" AlignmentX="Center" AlignmentY="Center" />                        </Ellipse.Fill>                    </Ellipse>
    
    Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Rounded Button di Windows Phone

    Dalam kesempatan baru-baru ini saya membutuhkan untuk membuat tampilan ‘button’ dengan rounded-corner, salah satu hal yang tidak disarankan sebenarnya oleh panduan desain aplikasi Windows Phone.

    Untuk membuat tampilan Button yang rounded-corner kita bisa menggunakan dua cara yaitu :

    1. Menggunakan asset gambar yang berbentuk rounded corner
    2. Melakukan re-templating

    Tentunya saya ingin melakukan dengan cara yang lebih ‘native’, menggunakan re-templating dari kontrol standar Button. Dengan menggunakan kontrol standar juga kita tidak perlu mengubah sifat natural dari sebuah button, seperti state yang dimiliki atau efek tilt yang menjadi visual cue untuk user. Untuk melakukan re-templating, kita cukup mengubah template yang digunakan kontrol Button dan menggunakan kontrol-kontrol yang sesuai. Untuk mendapatkan layout rounded saya gunakan border dengan radius tertentu.

    
    <Button x:Name="ButtonLogin"  VerticalAlignment="Bottom" Margin="0,0,0,120" Opacity="0.8">
    
                    <Button.Template>
    
                        <ControlTemplate>
    
                            <Border BorderThickness="2" Width="300" Height="80" CornerRadius="5">
    
                                <Border.BorderBrush>
    
                                    <LinearGradientBrush StartPoint="0,1" EndPoint="1,0">
    
                                        <GradientStop Color="#FFFFFFFF"/>
    
                                        <GradientStop Color="#FFFFFFFF"/>
    
                                    </LinearGradientBrush>
    
                                </Border.BorderBrush>
    
                                <TextBlock Text="LOGIN WITH FACEBOOK" FontFamily="Segoe WP" VerticalAlignment="Center" HorizontalAlignment="Center"/>
    
                            </Border>
    
                        </ControlTemplate>
    
                    </Button.Template>
    
                </Button>

    Hasil akhir dari kode diatas adalah seperti ini :

    image

    Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Memilih Model Aplikasi pada Windows Phone 8.1

    Kita telah mengetahui bagaimana Windows Phone 8.1 memiliki dua model. Dua model aplikasi ini serupa tapi tak sama. Windows Phone Silverlight dan Windows Phone Store,keduanya dapat dikembangkan menggunakan bahasa C# namun memiliki signature API yang tidak seluruhnya sama. Keduanya juga bisa menggunakan XAML untuk desain antarmuka tetapi memiliki stack yang seluruhnya berbeda. Anda dapat menggunakan pengetahuan C# dan XAML yang selama ini Anda miliki namun pada kenyataan implementasi, Anda mau tidak mau harus beradaptasi dengan model yang ditawarkan.

    Keputusan untuk memilih, tetap bertahan di Windows Phone 8, upgrade ke Windows Phone 8.1 Silverlight ataupun melakukan porting ke model Windows Phone Store sepenuhnya ada di tangan pengembang. Tidak ada semacam silver-bullet, panduan yang dapat digunakan untuk memutuskan bahwa salah satu model lebih baik dari model yang lainnya. Pada bagian ini akan dijelaskan, bagaimana dasar berpikir yang sebaiknya digunakan untuk memilih apakah sebagai pengembang, Anda akan stay di Windows Phone 8, upgrade ke Windows Phone 8.1 Silverlight atau melakukan porting ke Windows Phone 8.1.

    Semua aplikasi Windows Phone Silverlight akan terus dapat digunakan di perangkat yang menggunakan Windows Phone 8 dan Windows Phone 8.1. Kita dapat terus (stay) menggunakan versi ini jika tidak membutuhkan fitur yang hanya tersedia di Windows Phone 8.1. Lagipula, tentu saja di masa awal peluncuran, sebaran pengguna yang meng-upgrade ke versi terbaru belum terlalu banyak. Anda pun dapat memilih untuk tetap menggunakan versi Windows Phone 8, lalu membuat package baru yang mendukung versi 8.1. Hal ini memungkinkan kita tetap menyediakan aplikasi WP 8 untuk perangkat yang belum di-updae dan menyedikan paket baru, entah itu Windows phone Store atau Windows Phone Silverlight 8.1 untuk pengguna yang sudah meng-update.

    Sebagian fitur baru hanya tersedia di Windows Phone Silverlight. Pada kasus ini, Anda hanya perlu stay atau upgrade daripada melakukan porting Windows Phone Store. Fitur-fitur ini adalah :

    · Clipboard

    · Lockscreen

    · Akses ke ringtone

    · Fitur alarm dan reminder

    · Aplikasi berbasis Lens

    · Ekstensibility

    · Aplikasi berbasis VoIP

    · Fitur Search

    · SoundEffect

    Beberapa fitur di Windows Phone Silverlight berubah atau bekerja sedikit berbeda pada Windows Phone Store. Perlu diperhatikan jika Anda ingin menggunakan fitur-fitur berikut ini :

    · Background processing

    · Transfer data

    · Background Audio

    · Direktori dan Peta

    · Lokalisasi dan Globalisasi

    · Otomatisasi UI

    · Kontrol

    · Monetisasi

    · Speech

    · Tile, Toast dan Notifikasi

    · Wallet

    Maka perlu memahami bagaimana perbedaan fitur tersebut bekerja di dua model aplikasi yang terdapat pada Windows Phone 8.1. Karena adanya perbedaan tersebut maka proses memindahkan aplikasi dari Windows Phone Silverlight ke Windows Phone Store lebih tepat disebut porting karena ada beberapa kemungkinan perbedaan aplikasi. Pemindahan aplikasi ke Windows Phone Store memungkinkan pengembang mendapatkan konvergensi yang lebih besar sehingga jika memutuskan untuk mengembangkan aplikasi sejenis di tablet, banyak bagian kode yang bisa digunakan kembali.

    Dengan pengetahuan ini, maka keputusan untuk tetap menggunakan Windows Phone Silverlight 8, upgrade ke Windows Phone Silverlight 8.1 atau porting ke Windows Phone Store benar-benar perlu melihat seberapa besar kebutuhan terhadap fitur Windows Phone 8.1. Jika memang dibutuhkan fitur 8.1 maka upgrade merupakan pilihan yang tepat. Dan jika konvergensi dan terdapat kemungkinan pengembangan aplikasi yang serupa di platform tablet, bisa jadi porting akan membawa kemudahan bagi pengembang di kemudian hari.

    Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Windows Phone 8.1

    Fitur Baru Windows Phone 8.1

    Windows Phone 8.1 adalah versi terbaru sistem operasi mobile besutan Microsoft yang diluncurkan versi preview-nya pada bulan April 2014. Dalam versi ini banyak pembaharuan dan perbaikan yang dilakukan, terutama dari sisi Enterprise. Tentu saja hal ini dilakukan untuk menarik lebih banyak lagi perusahaan yang menggunakan perangkat Windows Phone di dalam proses bisnis mereka.

    Selain penambahan fitur baru untuk Enterprise, para pengembang juga diberikan akses terhadap berbagai fitur baru dan kemampuan yang ditawarkan oleh Windows Phone. Beberapa fitur baru yang ditawarkan ini adalah :

    1. Geolokasi dan Geofencing, dengan kemampuan ini pengembang dapat memperoleh notifikasi ketika perangkat berada disekitar suatu area tertentu, memungkinkan scenario seperti menampilkan pesan ketika berada di area rumah atau kantor atau memberikan notifikasi suatu diskon adan penawaran ketika berada di area perbelanjaan

    2. Media, dengan dibenamkannya Microsoft Media Foundation, sebuan platform multimedia generasi terbaru yang memungkinkan akses media, sinkornisasi dan media editing di perangkat smartphone

    3. Notifikasi, Windows Phone 8.1 mengenalkan fitur baru yaitu Action Center, tempat terpusat untuk mendapatkan berbagai notifikasi dan pesan. Pengembang juga dapat menggunakan Windows Push Notification Service (WNS), teknologi yang sama yang digunakan Windows Store untuk mengirimkan notifikasi tile, sehingga menyeragamkan penggunaan di smartphone dan tablet.

    4. Kontrol, terdapat berbagai kontrol baru yang dapat digunakan pengembang untuk memperbaiki dan meningkatkan pengalaman pengguna ketika memakai aplikasi yang dikembangkan

    5. Roaming, memungkinkan aplikasi berbagai data dan konfigurasi sehingga terjadi sinkronisasi antara smartphone dan tablet

    6. Share, memungkinkan antar aplikasi berbagai data sehingga meningkatkan interoperabilitas aplikasi yang dikembangkan di ekosistem Windows.

    7. Bluetooth, memungkinan pengembang menggunakan API baru Bluetooth yang bersifat Low Energy, mendukung GATT Client, RFComm, dan lain-lain

    Selain itu juga Windows Phone 8.1 menawarkan banyak fitur yang sifatnya berhubungan langsung dengan konsumen. Berbagai fitur ini misalnya :

    1. Cortana, asisten pribadi yang dapat membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan seperti pencarian, reminder, komunikasi dan sebagainya

    2. Kustomisasi start screen dengan berbagai gambar background yang bersifat transparan dan paralaks

    3. Action center, tempat terpusat bagi pengguna untuk melihat berbagai update dan notifikasi yang perlu diberikan perhatian

    4. Pembaharuan aplikasi Store, adanya silent update dan perubahan layout.

    5. Fitur baru ada aplikasi Kalender dan Kamera

    6. Memproyeksikan layar ke monitor atau TV menggunakan kabel USB

    Tentunya berbagai fitur baru ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi penggunaan Windows Phone di kalangan pengguna smartphone.

    image

    Gambar 1 Fitur baru, Action Center dan kustomisasi background transparan pada Windows Phone 8.1

    Konvergensi Model Aplikasi

    Windows Phone 8.1 menawarkan tingkat konvergensi yang sangat tinggi dengan Windows 8.1. Hal ini tentu bertujuan untuk memberi kenyamanan dan kemudahan bagi para pengembang aplikasi untuk dapat mengembangkan aplikasi untuk kedua platform dengan sebanyak-banyaknya berbagi penggunaan source code. Konvergensi ini juga menjadi salah satu fitur terbesar yang ditawarkan. Konvergensi ini hadir untuk empat area yaitu :

    · Dukungan bahasa pemrograman

    · Model eksekusi

    · WinRT API

    · Backend services

    Pada saat kita ingin mengembangkan aplikasi untuk Windows Phone 8.1, kita dihadapkan pada pilihan untuk memilih antara C#/VB.NET +XAML dan DirectX C++. Pada Windows Phone 8.1 pilihan ini diperbesar dengan adanya dukungan terbaru untuk C++/XAML dan pengembangan aplikasi native menggunakan HTML/Javascript. Tentunya ini merupakah salah satu keuntungan yang di dapat setelah Windows Phone 8.1 membawa platform yang semakin konvergen dengan platform saudaranya, Windows 8.1.

    Kemudian jika aplikasi Windows Phone 7/8 seluruhnya berbasiskan model eksekusi Windows Phone Silverlight maka Windows Phone 8.1 menawarkan tambahan model eksekusi baru, yang serupa dengan digunakan di platform Windows 8.1 Model Silverlight sendiri tetap tersedia dan tidak berubah. Namun, berbagai fitur baru WinRT yang dibenamkan di Windows Phone 8.1 hampir sebagian besar berjalan mengikuti model eksekusi Windows RT. Model aplikasi yang didukung di Windows 8.1 kini juga didukung oleh Windows Phone 8.1 seperti yang terlihat pada Gambar 2.

    image

    Gambar 2 Model aplikasi yang didukung di Windows Phone 8.1

    Artinya, pengalaman pengembang dalam mengembangkan aplikasi Windows Store kini juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Windows Phone, termasuk kode yang ditulis. Selain itu dari sisi beberapa fitur major seperti penggunaan background task, pola navigasi dan notifikasi sekarang menjadi konvergen. Kode yang pernah ditulis untuk Windows 8.1 dapat digunakan kembali di Windows Phone 8.1. Lebih lanjut lagi sebuah aplikasi Windows Phone 8.1 yang memanfaatkan Windows Runtime menggunakan package yang sama dengan yang digunakan pada Windows 8.1, yaitu .appx.

    Lalu bagaimana dengan .xap ? Apakah seluruh aplikasi untuk Windows Phone 8.1 berubah package menjadi .appx ? Hal ini merupakan informasi yang perlu diketahui oleh para pengembang sebelum memutuskan untuk mengupgrade aplikasi Anda ke Windows Phone 8.1. Pada platform Windows Phone 8.1 , sesungguhnya memang ‘hidup’ dua model yang berbeda, yaitu Windows Phone Silverlight dan Windows Phone Store. Windows Phone Silverlight adalah ‘legacy’ model yang sudah ada sejak versi Windows Phone 7, dan tentu saja tetap dijaga untuk kompatibilitas. Semua aplikasi yang ditargetkan untuk Windows Phone Silverlight tetap menggunakan .xap sebagai hasil kompilasi proyek. Lalu terdapat Windows Phone Store, atau dikenal istilah jg Windows Runtime (WinRT) yang menggunakan package serupa dengan saudara besarnya di desktop/tablet, yaitu .appx. Konsekuensi dari hal ini akan coba dibahas pada bagian selanjutnya buku ini.

    Platform WinRT sendiri hampir sebagain besar sudah dibenamkan di Windows Phone 8.1. Hal ini termasuk stack Windows Runtime XAMl yang baru, operasi I/O, live tile, background agent dan geofencing. Beberapa API memang masih belum tersedia : (1) API yang tidak cocok digunakan di smartphone, misalnya Printing dan search contract, (2) API yang membutuhkan waktu lama untuk diimplementasi di phone.Tentunya konvergensi di area API ini meningkatkan persentase kode yang dapat dibagi diantara 2 project berbeda platform ini.

    Dari sisi backend juga terdapat area konvergensi, diantaranya :

    · Pemanfaatan penggunaan teknologi push notification, sekarang Windows Phone 8.1 sama-sama menggunakan Windows Notification Service (WNS) dibandingkan MPNS.

    · Pemanfaatan roaming, yaitu kapabilitas untuk berbagai tempat penyimpanan roaming yang dapat ‘bergerak’ antar perangkat.

    Pembelian aplikasi Windows Phone 8.1 dan Windows 8.1 yang berbagai identifier yang sama menyebabkan pengguna tidak perlu membeli kedua aplikasi secara terpisah. Jika pengguna sudah membeli versi Windows Phone, maka pengguna dapat mengunduh versi Windows 8 secara gratis, kecuali pengembang mengaturnya untuk tetap terpisah.

    Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Memeriksa Koneksi Internet pada Windows Store

    Sedikit snippet code agar kalau diperlukan mudah di cari. Seringkali kita perlu memeriksa koneksi internet sebelum melakukan proses di dalam aplikasi WIndows Store.

    Tambahkan helper berikut ini dan anda dapat menggunakannya di aplikasi Windows Store anda.

    public static bool IsInternet()
    {
        ConnectionProfile connections = NetworkInformation.GetInternetConnectionProfile();
        bool internet = connections != null && connections.GetNetworkConnectivityLevel() == NetworkConnectivityLevel.InternetAccess;
        return internet;
    }
    
    Posted in Windows 8 | Leave a comment

    Menampilkan Versi Aplikasi Secara Otomatis

    Dalam mengembangkan aplikasi Windows Phone, versi dari aplikasi biasanya digunakan untuk mengidentifikasi fitur-fitur yang sudah di-deliver kepada pengguna. Kita menempatkan versi aplikasi ini di dalam file WMAppManifest.xml.

    
    

    Versi ini adalah versi yang dibaca juga secara otomatis oleh Windows Phone Store untuk mempermudah pencatatan dan data entry pada saat kita ingin mempublikasikan aplikasi kita.

    Nah, sering kali pada bagian tentang/ about di aplikasi kita, kita ingin menampilkan versi aplikasi ini. Kita tentunya bisa saja menggunakan TextBlock dan meng-assign nilai yang bersesuaian. Bagaimana jika kita ingin melakukan ini secara otomatis, mengambil nilai yang di tempatkan di file WMAppManifest.xml ?

    Berikut potongan kode yang bisa digunakan :

    
    public static string GetAppVersion()
    {
             try
             {
                       return XDocument.Load("WMAppManifest.xml") .Root.Element("App").Attribute("Version").Value;
             }
             catch (Exception ex)
            {
                        return "1.0.0.0";
            }
     }
    

    Panggil kode berikut pada halaman dimana ingin ditampikan versi dari aplikasi. Dengan cara ini, kita hanya perlu mengatur versi aplikasi dari berkas WMManifest tanpa harus mengeset manual di halaman di dalam aplikasi kita

    Posted in Windows Phone | Leave a comment

    Doa Setelah Shalat for Nokia S40

    Doa Setelah Shalat is an application that helps you to pray with selected prayer after Shalat.

    feedback, please send email to : support@radyalabs.com

    Posted in Project | Leave a comment